my burberry night
Seprei ibu
Kenapa nulis soal seprei? karena tadi pagi waktu merapikan tempat tidur aku jadi geli dengar komentar suami yang bilang "serasa tidur dia atas tas ade" (panggilan David untukku).
Seprei yang kita pakai untuk tidur semalam memang bermotif burberry dan persis sama dengan tas oleh-oleh dari mamahku ketika wisata ke Hongkong.
Seprei-seprei yang berbahan halus kini sering jadi alas tidur kami, macam-macam pula motifnya padahal biaya seprei yang sudah cukup mahal karena di buat sesuai dengan ukuran tempat tidur kami harus di tambah dengan ongkos kirim yang setiap kali bisa mencapai jutaan, kadang membuat hati menjadi tidak enak, tapi mamahku selalu bilang "lain lah rasanya tidur di atas seprei pesenan mamah".
Soal lain memang benar, ketika aku belum hamil mamahku dengan sengaja mengirimkan seprei (itu pertama kali dia membuat dan mengirimkan seprei) supaya aku bisa hamil, katanya "sepreinya sudah di cuci dan di doakan" jadilah kami bersemangat membuat anak di atas alas ridhonya mamahku.
Alhamdulillah setelah orang tuaku pulang dari umroh dan memang selama mereka umroh kami dengan sengaja pula memakai seprei pemberian mamah, di tambah dengan doa kami yang mungkin saling bertemu dengan ketepatan akurat, akupun hamil!
Kini seprei mamahku sering kali menjadi alas mimpi kami.
catatan kecil
"Mah ukuran seprei ade 180x200, sarung selimut 200x240 dan sarung bantal 65x65, jangan salah lagi ya mamahku sayang"