MAROC OH MAROC
Maroc membuat haru

Hanya Indonesia hingga kini yang membuatku menangis setiap kali kutinggalkan. Siapa yang sangka negara yang dengan singkat kukunjungi ini berhak kutitikan air mata. Sedih karena meninggalkan keramahan bangsanya. Keluarga baru yang kutemui secara mendadak dengan janji kan kembali tahun depan demi kesopanan padahal tahu entah kapan akan bertemu lagi.
Maroko oh Maroko begitu nikmat kamu membenamkan kenangan dalam di hatiku.
10 tahun kami mengikat janji yang di resmikan di atas selembar kertas secara agama, mengikuti ajaranNya, hanya berdua dan seorang penghulu dan seorang saksi dan seorang guru ngaji. Kamu kasihku ketika sampai di tujuan bulan madu kita rambutmu memutih banyak sekali. Membuatku cemas. Ketika ku tanya jawabmu: "takut tak bisa memberikan yang terbaik untuk pendampingmu". Bukankah harusnya aku yang berkata seperti itu. Karena pikiran masih sering berkelana nakal, karena permintaan selalu beruntun.
Pertemuan kembali dua hati dengan di isi dua hati lainnya. Sekarang kita berangan saja untuk bisa nanti merayakan kembali bulan madu kita biar tangan tetap tergenggam agar jiwa terasa segar merangkai rencana ke depan.
Merci Maroc
FEZ - MEKNES - MOULAY IDRISS - VOULUBILIS





















Sukran.......